perahu berlabuh pada sandinya
perlahan meriakan keruhan air di tepi dermaga
bagaimana kita hidup bagai manusia
yang berakhir pada pelabuhan ketiadaan raga

PERAWAN REMAJA DALAM CENGKERAMAN MILITER (Catatan Pulau Buru)

PERAWAN REMAJA DALAM CENGKERAMAN MILITER (Catatan Pulau Buru)

SPESIFIKASI
Judul : Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer
Penulis : Pramoedya Ananta Toer
Tahun terbit : 2011
Jumlah Halaman: ix + 248
Jenis : Novel (catatan sejarah)

Penjajahan selalu menyisakan cerita memilukan bagi bangsa yang terjajah. Tak terkecuali ketika Indonesia dijajah Jepan selama 3,5 tahun. Penderitaan tidak hanya dialami oleh pejuang yang mengangkat senjata, namun hingga para gadis di bumi pertiwi.

Lewat tipu muslihat yang dilakukan pasukan Nippon, mereka berhasil mendapatkan gadis-gadis perawan Indonesia. Mereka diambil “paksa’ oleh Jepang dengan alasan untuk disekolahkan di Jepang atau Singapura. Namun ternyata mereka hanya dijadikan budak seks para tentara Jepang. Bahkan nasib perempuan-perempuan ini tidak membaik ketika Jepang akhirnya kalah perang. Mereka justru tercerai berai dan tidak bisa kembali ke daerah asal.

Pram yang saat itu diasingkan di pulau Buru kemudian bertemu dengan sebagian kecil dari mereka yang sudah menjadi tua di pulau Buru. Berdasarkan pengamatan pribadinya disertai kisah-kisah nyata dari sumber yang dapat dipercaya maka Pram akhirnya membuat catatan tentang penderitaan perempuan-perempuan ini yang kehilangan masa depannya gara-gara tentara Jepang.

The Maling of Kolor

Judul : The Maling of KolorThe Maling Kolor
Penulis : Roy Saputra
Tahun terbit : 2008
Jumlah halaman: VIII + 239
Jenis : Fiksi Komedi

Demi mendapatkan cinta seorang pengusaha kaya yang telah beristri, Maya berniat menggunakan pelet. Sayangnya ketika sudah bertemu sang dukun, ada syarat berat agar pengusaha tersebut dapat dipelet, yaitu mengambil kolornya untuk dijadikan sesajen. Alhasil Maya mencari kawanan pencopet handal yang bersedia mengemban misi “maha penting” ini. Kawanan copet tersebut kemudian menyusun strategi untuk dapat mencuri kolor yang diinginkan. Dari proses perencanaan tersebut timbullah rasa persahabatan antara personel copet yang satu dengan personel copet yang lain. Terlepas dari berhasil tidaknya mereka mengambil kolor si pengusaha, mereka mendapatkan sesuatu yang lebih berharga dalam proses pencurian tersebut.

Ditulis dengan bahasa yang ringan dan joke yang kadang garing, kita bisa tanpa sadar menyunggungkan senyum menahan tawa ketika membaca buku ini. Roy Saputra berhasil menulis sebuah cerita tentang komedi pencurian paling bodoh abad ini.

RED LEAVES

RED LEAVES

Judul : Red Leaves
Penulis : Thomas H. Cook
Tahun Terbit : 2006
Jumlah Halaman: 411
Jenis : Novel Misteri


Peristiwa hilangnya seorang anak bernama Amy Giordano di kompek lingkungan Eric Moore telah mengubah kehidupan keluarganya yang tadinya normal menjadi penuh ketegangan dan kecurigaan. Terlebih lagi terakhir Amy terlihat sedang bersama Keith, anak Eric. Tuduhan pun deras mengalir kepada Keith. Benarkan Keith memiliki kelainan kejiwaan dan hobi menculik anak-anak kecil?

Rasa ingin tahu Eric sekaligus ingin membuktikan bahwa anaknya tidak bersalah justru membawanya pada rahasia-rahasia baru dalam keluarganya. Keluarganya yang awalnya tumbuh sempurna kemudian berubah penuh malapetaka bagi Eric dan keluarganya. Melalui novel ini penulis ingin memberikan pesan mengenai pentingnya peran keluarga. Sangat syang untuk dilewatkan!

PARARATON

PARARATON
Judul : Pararaton
Penulis : Wid Kusuma
Tahun Terbit : 2011
Jumlah Halaman: 401
Jenis : Fiksi Sejarah


Satu lagi novel sejarah yang patut disimak. Pararaton merupakan versi fiksi dari sebuah kitab legendaris Serat Pararaton atau Kitab Raja-Raja. Buku ini menceritakan kemunculan Ken Arok yang aslinya berasal dari golongan brahmana namun dipelihara oleh orang bergolongan Sudra. Kisah Ken Aroh dari kecil hingga remaja yang penuh kekerasan maupun ketika sudah ditemukan oleh seorang brahmana dan dibimbing untuk menjadi seorang pemimpin menjadi sajian utama dalam buku ini. Ken Arok yang ditakdirkan menjadi penguasa tanah Jawa pada akhirnya mampu menjadi pemimpin di Tumapel dengan membunuh Tunggal Amentung dan menikahi Ken Dedes, istrinya.

Ken Arok kemudian menjadikan Tumapel sebagai kerajaan otonom bernama Singosari dan terus memperluas daerah kekuasaannya. Namun sayangnya ditengah masa kejayaannya dia harus dibunuh oleh anak angkatnya sendiri dengan keris yang dipakai ketika ia membunuh Tunggal Amentung yaitu Keris Empu Gandring. Keris sakti penuh kutukan ini kemudian membunuh orang-orang penting di kerajaan Singosari dan menjadi bagian tak terpisahkan dari salah satu kerajaan terbesar di tanah Jawa ini.


Paraton

AYAH MENGAPA AKU BERBEDA?

AYAH MENGAPA AKU BERBEDA?

SPESIFIKASI
Judul : Ayah, Mngapa Aku Berbeda?
Penulis : Agnes Davonar
Tahun Terbit : 2011
Jumlah Halaman: 230
Jenis : Novel


Buku ini berkisah tentang perjuangan hidup Angel, gadis cilik tunarungu yang sudah ditinggal ibunya sejak dia lahir. Hidup bersama ayahnya, kehidupan Angel tidak semudah orang lainnya. Keterbatasan yang ia miliki membuatnya dikucilkan dalam pergaulan. Namun deraan cobaan yang menhinggapi, dia dikaruniai bakat dalam bermain piano, walau mustahil dia bisa mendengar apa yang dilantunkannya.

Sejak itu Angel percaya bahwa Tuhan menciptakannya ke dunia ini dengan suatu tujuan. Tujuan yang harus ia perjuangkan dengan segala keterbatasannya. Bagaimana Angel membuktikan kepada dunia tentang perjuangan hidupnya?

DE LIEFDE (Memoar Sekar Prembajoen)

DE LIEFDE (Memoar Sekar Prembajoen)

SPESIFIKASI
Judul : De Liefde (Memoar Sekar Prembajoen)
Penulis : Afifah Afra
Tahun Terbit : 2010
Jumlah Halaman: 454 halaman
Jenis : Novel (sejarah)


Ini merupakan buku kedua setelah novel De Winst. Buku ini merupakan kelanjutan seri pertama dari tetralogi De Winst karya Afifah Afra. Dalam novel ini diceritakan Sekar, seorang tahanan yang sedang diasingkan di negeri Belanda.

Di sana dia bertemu banyak orang dari berbagai pemikiran seperti sosialis, komunis, liberal bahkan hingga nazi. Sekar juga bertemu dengan seorang wanita yang sedang mengandung, yang kemudian membawanya pada sebuah aib besar yang menimpa orang penting di negeri Kincir Angin tersebut.

Buku yang sangat menarik dengan penguasaan seting yang luar biasa. Seperti pada novel-novel Afifah Afra yang lain, buku ini juga sangat baik dari segi deskriptif dan alur sehingga memudahkan orang yang ingin membacanya.

BERGURU KAYA PADA PARA RAKSASA



Judul : Berguru Kaya pada para Raksasa
Penulis : Lukman Santoso
Tahun Terbit : 2011
Jumlah Halaman: 276
Jenis : Bisnis

Pengalaman adalah guru terbaik. Pengalaman tidak harus kita alami sendiri, namun kita bisa belajar dari pengalaman orang-orang sukses. Buku ini bercerita kisah orang-orang sukses dalam dunia bisnis di Indonesia. Prinsip hidup mereka dapat dijadikan bagi kita dalam sebagai salah satu langkah menuju kesuksesan.

Dalam buku ini tidak hanya bercerita tentang proses indah selama memulai usaha, berbagai lika-liku kehidupan dan pahit getirnya menjalankan usaha juga terangkum dalam buku ini. Melalui buku ini kita dapat berlajar bahwa untuk meraih kesuksesan butuh proses yang panjang, dan hanya orang yang pantang menyerahlah yang akan meaih kesuksesan.

MADAME KALINYAMAT

MADAME KALINYAMAT

Judul : Madame Kalinyamat
Penulis : Zhaenal Fanani
Tahun terbit : 2009
Jumlah halaman: 426
Jenis : fiksi sejarah


Sejarah kerajaan Islam di Indonesia ternyata tidak selalu gilang-gemilang, salah satunya atas apa yang terjadi pada kerajaan Demak pasca meninggalnya Sultan Tranggono. Demak terbagi menjadi tiga kerajaan kecil demi menghindari terjadinya perang saudara. Meskipun begitu tetap saja perang saudara tidak terelakkan. Kematian salah satu pihak menghadirkan dendam bagi pihak lain dan ini menimbulkan pertumpahan darah yang tak kunjung usai.

Salah satu korbannya adalah Pangeran Kalinyamat yang dibunuh oleh Arya Penangsang. Demi membalaskan dendam suaminya, istri Pangeran Kalinyamat berpuasa di sebuah gunung dan menanggalkan pakaiannya hingga ada seseorang yang membawa kepala Arya Penangsang dihadapannya. Selain itu orang yang berhasil membawa kepalanya akan dihadiahi sebuah daerah yang kelak menjadi tonggak bagi berdirinya kerajan Islam yang tidak kalah besarnya. Buku ini sangat menarik untuk dibaca karena menghadirkan cerita sejarah dalam perspektif narasi. Jalan ceritanya yang mengalir memudahkan kita menghubungkan puzzle-puzzle sejarah aslinya melalui novel ini. Maka buku ini sangat sayang apabila dilewatkan.

9 SUMMERS 10 AUTUMNS

9 SUMMERS 10 AUTUMNS

Judul : 9 Summers 10 Autumns
Penulis : Iwan Setiawan
Tahun terbit : 2011
Jumlah halaman: 223
Jenis : Fiksi populer


Dari sebuah kota kecil Batu, kemudian sampai menggapai mimpi di New York. Itulah kisah Iwan. Mengambil inspirasi dari kisah hidupnya sendiri, Iwan Setiawan menuliskan sebuah cerita yang benar-benar hidup dan menginspirasi. Bagaimana keterbatasan yang diperolehnya ketika kecil tidak menyurutkan ia dan keluarganya mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Lewat kerja keras dan doa dari orang-orang terkasihnya, Iwan mampu menjadi orang penting di perusahaan multinasional di New York.

Gaya penulisannya yang menyerupai diary memudahkan pembaca untuk mencerna kata demi kata yang dituangkan. Penggunaan bahasa Inggris, Indonesia, maupun Jawa yang tepat pada settingnya menjadikan novel ini begitu nyata dan padu dengan jalan ceritanya. Sangat layak dibaca untuk meningkatkan motovasi dalam menggapai cita-cita.

BISA MATI KAPAN SAJA

BISA MATI KAPAN SAJA

Seorang pria mendatangi Sang Guru, "Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apa pun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati saja.

"Sang Guru tersenyum, "Oh, kamu sakit." "Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati."

Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, Sang Guru meneruskan, "Kamu sakit. Dan penyakitmu itu dinamakan Alergi Hidup."

Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Sungai kehidupan ini mengalir terus, tetapi kita menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam hal berumah tangga, bentrokan-bentrokan kecil itu lumrah. Persahabatan pun tidak selalu langgeng. Apa sih yang langgeng, yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa, dan menderita.

"Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku," kata Sang Guru. "Tidak Guru, tidak! Saya sudah betul-betul bosan. Saya tidak ingin hidup," pria itu menolak tawaran sang guru.

"Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?" "Ya, memang saya sudah bosan hidup." "Baiklah, kalau begitu maumu. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok petang. Besok malam kau akan mati dengan tenang."

Giliran pria itu jadi bingung. Setiap guru yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat hidup. Yang satu ini aneh. Ia malah menawarkan racun. Tetapi karena ia memang sudah betul-betul jemu, ia menerimanya dengan senang hati. Sesampai di rumah, ia langsung menenggak setengah botol "obat" dari Sang Guru. Dan... ia merasakan ketenangan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya... Begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah. Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir.

Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget! Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, "Sayang, aku mencintaimu." Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya dan ia tergerak untuk melakukan jalan pagi. Pulang ke rumah setengah jam kemudian, ia melihat istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istri pun merasa aneh sekali. Selama ini, mungkin aku salah, "Maafkan aku, sayang."

Di kantor, ia menyapa setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Boss kita kok aneh ya?" Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap perbedaan pendapat. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya. Pulang ke rumah petang itu, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, "Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu." Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, "Pa, maafkan kami semua. Selama ini Papa selalu stress karena perilaku kami."

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Seketika hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum? Ia mendatangi Sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, Sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi, "Buang saja botol itu. Isinya air biasa kok. Kau sudah sembuh! Jika kau hidup dalam kekinian, jika kau hidup dengan kesadaran bahwa engkau bisa mati kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Hilangkan egomu, keangkuhanmu. Jadilah lembut, selembut air, dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah jalan menuju ketenangan. Itulah kunci kebahagiaan."

Pria itu mengucapkan terima kasih, lalu pulang untuk mengulangi pengalaman sehari terakhirnya. Ia terus mengalir. Kini ia selalu hidup dengan kesadaran bahwa ia bisa mati kapan saja. Itulah sebabnya, ia selalu tenang, selalu bahagia!

Tunggu. Kita semua SUDAH TAHU bahwa kita BISA MATI KAPAN SAJA. Tapi masalahnya: apakah kita SELALU SADAR bahwa kita BISA MATI KAPAN SAJA? Nah!

Be Happy!

Tak Mengerti (musibah)



                Aku tak mengerti tentangNYA.
Karenanya (perihal), aku mencari makna, arti, dan tujuan kehidupanku.
Aku tak mengerti apa kehendakNYA
Karenanya (perihal) dengan segala keterbatasanku, aku selalu berusaha untuk bersyukur
Aku tak mengerti seperti apa rencanaNYA
Karena dengan ketentuaNYA, maka apapun menjadi apapun
Ketidakmengertianku adalah satu, dengan usaha, dan pasrah.

                Manusia memang makhluk yang ingkar untuk bersyukur. Bahkan ketika ia mendapat kenikmatan, atau ketika mencela Tuhan saat mendapat cobaan. Aku adalah orang yang lalim, yang selalu mengoceh kepada orang lain tentang agama, Tuhan, dan sikap. Namun, selalu juga aku tak melaksanakannya. Pun aku, selalu kurang untuk mensyukuri apa yang sudah ada dan bisa aku nikmati.
                Keberadaan benda hanyalah semu dan sementara. Sedikitnya menjadi sok dewasa boleh lah, hehe. Kejadian sabtu 14/4/12 di kosan, memberikan peringatan agar  lebih waspada dan bersyukur. Motor “macan” kesayangan dipinjam tanpa pamit oleh orang tak dikenal. Mau marah tak bisa, mengamuk apalagi. Kewajiban melapor kepada polisilah yang bisa dilakukan. Namun melihat kondisi polisi yang seperti sekarang, pesimis
aku.
                Harta hanyalah titipanNYA. Tak ada yang abadi kecuali DIA. Bukan bermaksud menjadi sok dewasa, hanya saja, aku; sebagai korban; berusaha ikhlas dan pasrah dengan kejadian ini. Ini adalah pertanda, ini adalah peringatan, ini adalah bentuk cintaNYA kepadaku. Setidaknya aku memaknainya demikian.
                Sujud syukur alhamdulillah fisikku masih utuh dan sehat, entah jika mental (haha). Kedua orang tuaku masih sehat walafiat, kakakku masih bekerja di international sos (rumah sakit), dan adikku masih bersiap untuk UAN SMP, aku sendiri, masih menjadi mahasiswa UI dengan teman- teman yang solid, kamar kosan yang hangat, laptop dan beberapa barang elektronik yang masih menyala. Sungguh nikmat apalagi yang kita ingkari? Masalah kehilangan motor hanyalah lebih besar sedikit dari masalah keseharian, namun masih lebih kecil daripada masalah yang dihadapi orang lain di sekitar kita. Kehilangan beberapa belas juta tak akan sebanding dengan apa yang dimaksudkanNYA. Aku percaya bahwa Allah mencintai umatNYA yang bertaqwa dan berhusnudzon kepadaNYA. Sesungguhnya musibah sudah maktub. Insya Allah

PERAWAN REMAJA DALAM CENGKERAMAN MILITER (Catatan Pulau Buru)

PERAWAN REMAJA DALAM CENGKERAMAN MILITER (Catatan Pulau Buru)

SPESIFIKASI
Judul : Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer
Penulis : Pramoedya Ananta Toer
Tahun terbit : 2011
Jumlah Halaman: ix + 248
Jenis : Novel (catatan sejarah)

Penjajahan selalu menyisakan cerita memilukan bagi bangsa yang terjajah. Tak terkecuali ketika Indonesia dijajah Jepan selama 3,5 tahun. Penderitaan tidak hanya dialami oleh pejuang yang mengangkat senjata, namun hingga para gadis di bumi pertiwi.

Lewat tipu muslihat yang dilakukan pasukan Nippon, mereka berhasil mendapatkan gadis-gadis perawan Indonesia. Mereka diambil “paksa’ oleh Jepang dengan alasan untuk disekolahkan di Jepang atau Singapura. Namun ternyata mereka hanya dijadikan budak seks para tentara Jepang. Bahkan nasib perempuan-perempuan ini tidak membaik ketika Jepang akhirnya kalah perang. Mereka justru tercerai berai dan tidak bisa kembali ke daerah asal.

Pram yang saat itu diasingkan di pulau Buru kemudian bertemu dengan sebagian kecil dari mereka yang sudah menjadi tua di pulau Buru. Berdasarkan pengamatan pribadinya disertai kisah-kisah nyata dari sumber yang dapat dipercaya maka Pram akhirnya membuat catatan tentang penderitaan perempuan-perempuan ini yang kehilangan masa depannya gara-gara tentara Jepang.

NEGERI VAN ORANJE



NEGERI VAN ORANJE

Judul : Negeri van Oranje
Penulis : Wahyuningrat dkk.
Tahun terbit : 2010
Jumlah halaman: 477
Jenis : Fiksi populer


Negeri van Oranje merupakan novel yang berkisah tentang 5 orang mahasiswa pascasarjana yang sedang melanjutkan pendidikan di Belanda. Mereka bertemu secara tidak sengaja pada saat terjebak dalam hujan salju di negeri kincir angin tersebut. Daus, Wicak, Banjar, Geri, dan seorang perempuan bernama Lintang datang dari latar belakang yang berbeda-beda dengan sifat yang tidak sama satu dengan yang lain. Meskipun begitu ternyata mereka enjoy untuk saling berbagi di kala susah dan senang.

Selain bercerita mengenai kisah persahabatan 5 orang Indonesia di negeri Belanda, Negeri van Oranje juga menyajikan trik dan tips hidup di luar negeri khususnya Belanda. Mulai dari kebiasaan cium pipi kanan-kiri-kanan, hingga orang Belanda yang sangat megagungkan kebebasan namun terkenal pelit menjadi salah satu keunikan buku ini. Kelebihan dari novel yang ditulis berempat ini ada pada setting kejadian yang sangat hidup. Bahkan kita sebagai pembaca dapat berandai-andai bahwa tokoh yang ada di buku ini menggambarkan kisah hidup para penulisnya.


MANUSIA SETENGAH SALMON

MANUSIA SETENGAH SALMON

Judul : Manusia Setengah Salmon
Penulis : Raditya Dika
Tahun terbit : 2011 
Jumlah Halaman: VII+258
Jenis : Nonfiksi komedi (Rak Buku Populer)


Tidak berbeda dengan buku-buku sebelumnya, Manusia Setelah Salmon adalah cerita pribadi Raditya Dika yang absurd. Radith masih mengambil tema besar mengenai kisah percintaan selama hidupnya, dengan tambahan menganalogikan cinta dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana dia menganalogikan kebiasaan keluarganya pindah rumah dengan hubungan asmara yang sering berpindah-pindah layak untuk menjadi bahan renungan kita, atau bagaimana Radith ingin memberhentikan sopirnya karena bau ketek namun tidak tega, seperti cinta yang seringkali dibumbui dengan ketidakjujuran karena tidak ingin menyakiti orang lain.

Buku ini ditulis dengan gaya santai mirip ketika orang menulis diary. Bahasanya yang mudah dicerna dengan taburan komedi membuat buku ini sangat cocok dibaca baik ketika sedih, senang, maupun suasana hati yang sedang digandrungi anak muda: GALAU.

THE CROSS & THE CRESCENT

THE CROSS & THE CRESCENT

SPESIFIKASI
Judul : The Cross & The Crescent
Penulis : Richard Fletcher
Tahun Terbit : 2007
Jumlah Halaman: xiv + 195
Jenis : Non Fiksi (Sejarah)

The Cross and the Crescent menuturkan relasi antara umat Muslim dan Kristen sejak pasca wafatnya Nabi Muhammah Saw hingga masa Reformasi Eropa. Buku ini menyajikan gambaran dan tijauan jelas mengenai riwayat ketika Islam dan Kristen pernah berdampingan dan saling berbenturan sejak perjumpaan awal antara keduanya. Karya ini termasuk catatan penting di bidang sejarah. Dari sini kita tahu bahwa Islam dan Kristen tak selalu berseteru.

Relasi antara kaum Muslim dan Kristen terbentuk melalui penaklukan, diplomasi, ziarah ke kota suci, dan perniagaan yang membawa keduanya ke dalam kontak insentif. Sebelum terjalin interaksi positif tersebut, terjadi kesalahpahaman tentang orang Muslim terhadap kristern, begitu pula sebaliknya, yang sempat menjerumuskan kedua pemeluk agama ke dalam konflik berdarah dan berkepanjangan.